Phone & WA:
0812 3980 734
0877 5554 8420
Address:
EsEm Tech Bali Denpasar:
Jl. Noja no 9, Kesiman Denpasar Timur 802379
EsEm Tech Bali Singaraja:
Jl.Laksamana 44a Baktiseraga, Buleleng 81119
Phone & WA:
0812 3980 734
0877 5554 8420
Address:
EsEm Tech Bali Denpasar:
Jl. Noja no 9, Kesiman Denpasar Timur 802379
EsEm Tech Bali Singaraja:
Jl.Laksamana 44a Baktiseraga, Buleleng 81119
Dalam dunia usaha, terutama UMKM yang bergerak di bidang makanan, minuman, atau produk retail, istilah packing dan packaging sering digunakan secara bergantian. Banyak pelaku usaha yang menganggap keduanya sama, padahal sebenarnya memiliki arti dan fungsi yang berbeda.
Mengetahui perbedaan keduanya sangat penting karena akan memengaruhi cara bisnis Anda mengemas, melindungi, dan memasarkan produk. Artikel ini akan membahas perbedaan mendasar antara packing dan packaging, serta bagaimana keduanya berhubungan dengan penggunaan mesin packing untuk meningkatkan efisiensi UMKM.
Packing adalah proses membungkus atau mengemas produk agar terlindungi selama proses distribusi. Fokus utama dari packing adalah melindungi produk dari kerusakan fisik, kelembapan, guncangan, maupun kontaminasi.
Contoh packing dalam kehidupan sehari-hari:
Dengan kata lain, packing lebih menekankan pada perlindungan produk agar bisa sampai ke tangan konsumen dalam kondisi utuh dan aman.
Berbeda dengan packing, packaging adalah kemasan yang bersentuhan langsung dengan produk dan memiliki fungsi lebih luas, yaitu:
Contoh packaging pada produk snack:
Di sini, packaging tidak hanya sekadar melindungi produk, tetapi juga berfungsi sebagai alat pemasaran yang meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen.
| Aspek | Packing | Packaging |
|---|---|---|
| Fokus Utama | Perlindungan selama distribusi | Perlindungan + Branding + Informasi |
| Posisi | Lapisan luar (sekunder) | Lapisan dalam (primer) |
| Contoh | Kardus, bubble wrap, strapping | Plastik kemasan, botol, sachet |
| Fungsi Bisnis | Menjamin produk aman sampai tujuan | Menarik minat konsumen & membangun brand |
Dengan memahami perbedaan ini, UMKM bisa lebih tepat dalam menentukan strategi pengemasan produk.
Agar lebih efisien, UMKM dapat memanfaatkan mesin packing sesuai kebutuhan.
Dengan kombinasi keduanya, produk tidak hanya aman sampai tujuan, tetapi juga terlihat profesional dan menarik di rak penjualan.
Seorang pelaku UMKM keripik di Surabaya awalnya hanya menggunakan plastik polos yang direkatkan dengan lilin sebagai packaging, dan kardus biasa sebagai packing. Akibatnya, banyak produknya tidak lolos masuk toko modern karena dianggap tidak higienis dan tidak menarik.
Setelah beralih menggunakan mesin vacuum sealer untuk packaging dan mesin strapping otomatis untuk packing kardus, produk mereka diterima oleh supermarket besar. Penjualan meningkat hingga 3 kali lipat dalam 6 bulan.
Packing dan packaging adalah dua hal yang berbeda namun saling melengkapi. Packing lebih fokus pada perlindungan produk saat distribusi, sedangkan packaging berfungsi melindungi sekaligus memasarkan produk.
Untuk UMKM, memahami perbedaan ini sangat penting agar strategi pengemasan lebih efektif, aman, dan profesional. Dengan memanfaatkan teknologi seperti mesin packing